Belajar dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) seperti saat ini bukanlah hal yang mudah bagi seluruh peserta didik. Perlu adanya koordinasi yang baik antara Bapak/Ibu Guru dengan Ayah/Bunda semua yang membersamai langsung seluruh peserta didik di rumah.
Oleh karena itu, untuk dapat saling berkoordinasi demi mewujudkan peserta didik yang sukses dengan berakhlakul karimah, kami civitas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 15 Jakarta melaksanakan Rapat Online Orang Tua/Wali Peserta Didik MAN 15 Jakarta selama dua hari berturut-turut, Jumat-Sabtu (6-7/8). Rapat hari pertama dilaksanakan untuk orang tua/wali kelas X, sedangkan rapat hari kedua dilaksanakan untuk untuk orang tua/wali kelas XI dan XII dalam waktu yang berbeda.


Walau dilaksanakan secara online melalui zoom meeting, banyak hal yang dibicarakan dalam rapat kali ini. Mulai dari membahas program-program madrasah terkait kegiatan belajar mengajar hingga koordinasi terkait pembersamaan peserta didik dalam PJJ di rumah. Rapat ini juga dilaksanakan sebagai salah satu bukti resmi serah terima peserta didik antara orang tua/wali peserta didik tersebut dengan pihak sekolah. “Melalui ini, resmilah Bapak dan Ibu menitipkan anak-anak kepada kami,” ujar Kepala MAN 15 Jakarta, Drs. Pursidi, M.Pd., Jumat (6/8).


Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars MAN 15 Jakarta, dan pembacaan kalam ilahi. Setelahnya, acara pun berfokus pada sosialisasi program-program MAN 15 Jakarta yang dipaparkan oleh Drs. Pursidi M.Pd. (Kepala MAN 15 Jakarta, Sri Purnomowati, M.M. (Kepala TU MAN 15 Jakarta), Anna Rinawati, M.Pd. (Wakil Kurikulum MAN 15 Jakarta), Rini Elvia Putri, M.Pd. (Wakil Kesiswaan MAN 15 Jakarta), dan Agus Wahyudi (Komite MAN 15 Jakarta) secara berturut-turut. Sosialisasi ini berhubungan dengan segala proses yang akan dihadapi peserta didik selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada masa pandemi Covid-19.
Dengan diadakannya sosialisasi program-program ini, diharapkan nantinya semua peserta didik dapat lulus dengan nilai terbaik. Untuk mewujudkan harapan tersebut, sangat dibutuhkan kontribusi orang tua/wali dalam segala hal terutama motivasi dan pengawasan. “Dimohonkan kerja sama Bapak dan Ibu semua agar kita dapat menghantarkan putra-putri kita sukses sampai akhir hingga masuk ke perguruan tinggi terbaik,” ungkap Drs. Pursidi, M.Pd., Jumat (6/8).

_timhumasMAN15Jakarta_