Jakarta, Humas (MAN15) Inmas–Sonsong Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK), Siswa/i Kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 15 Jakarta Tahun Pelajaran 2020/2021 ikuti muhasabah dan do’a bersama Jum’at, 19 Maret 2021 di pandu Ustadz Akmal dan MC. Siti Maryanah.

Kegiatan tersebut juga dikuti orang tua Siswa/i  kelas XII Pimpinan, dan Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 15 Jakarta dalam rangka evaluasi diri serta berdo’a bersama agar diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menghadapi ujian Akhir yang tidak lama lagi akan mereka ikuti untuk menentukan masa depannya.

Kepala MAN 15 Jakarta; Drs. Pursidi, M. Pd menyampaikan bahwa Muhasabah tersebut dilakukan tidak lain karena kita ini makhluk yang lemah yang patut untuk instrospeksi diri serta memohon kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi Ujian Madrasah (UM) berbasis daring.

“kami menyeru dan mengajak para Siswa/i MAN 15 Jakarta untuk fokus hadapi UM-BK yang akan segera dilalui. Saat ini Kerjasama antara orang tua siswa dan pihak Madrasah sangat di perlukan sekali dalam rangka mempersiapkan para siswa/i sukses menuju ujian akhir,” tuturnya.

Selanjutnya Kepala MAN 15 ini mengajak para siswa untuk meningkatkan cara belajar dan membatasi penggunaan media sosial kalau bisa di nonaktifkan sampai selesai ujian seperti fb, wa, instagram dan lain sebagainya. “Kegiatan muhasabah dan do’a bersama yang digelar secara (DARING/Online) ini selain meminta kelancaran kepada Allah SWT juga bertujuan untuk dapat meningkatkan rasa kekeluargaan, rasa kebersamaan dan rasa memiliki satu dengan yang lainnya.
Mudah-mudahan dengan adanya muhasabah dan doa bersama ini, semua siswa/i MAN 15 Jakarta dapat lulus ujian UM dengan hasil yang terbaik dan dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” Katanya lagi. 

Muhasabah bersama ustad Drs. Akmal diawali dengan instropeksi diri siswa dan orang tua, kemudian siswa diminta untuk membuat tulisan apa cita-cita mereka 10 tahun ke depan. Siswa duduk bersama orang tua dan meminta maaf kepada orang tua dibimbing langsung oleh ustad Dra. Siti MAryanah atas kesalahan selama ini serta mohon do’a restu kepada orang tua dan guru agar sukses mengikuti¬† UM-BK sekaligus lulus di Perguruan Tinggi yang di inginkan.

Sementara itu, salah satu siswa Kelas XII MAN 15 Jakarta yang enggan disebutkan namanya, ketika ditanya mengaku optimis dapat melalui dan melaksanakan ujian dengan baik dan tentunya dengan hasil yang baik pula. “Dengan usaha yang maksimal, terus belajar serta tidak lupa meminta do’a kedua orang tua dan guru kami yakin insyaallah dapat menjawab seluruh soal yang diujikan dalam Ujian Madrasah (UM),” tegasnya. (Humas/Erna)|Asbulloh