Jakarta, Humas (MAN15) — Moment Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020 menjadi moment kebangkitan guru-guru milenial dan memaksa bagi guru-guru senior (guru yang sudah puluhan tahun mengajar dan gaptek) di tengah wabah Covid-19.2/5

Hal senada juga itu disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Ibrahim. “Banyak dari kita berpikir bahwa pandemi ini telah membuat keterpurukan di berbagai pihak. Namun kami dari Ikatan Guru Indonesia justru memandang bahwa adanya pandemi ini telah menjadikan bangkitnya guru-guru milenial dan memaksa guru senior harus bisa mengikuti perkembangan teknologi.

Hardiknas 2020 tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya lantaran wabah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Sisi positif di tengah-tengah wabah covid-19 bagi guru-guru di Indonesia justru membuat bangkit dalam suasana keterpurukan pendidikan.

“Dalam kondisi keterpurukan di banyak Sisi termasuk dalam dunia pendidikan, menurut Ikatan Guru-guru Indonesia Negara kita justru bangkit dalam waktu yang tidak begitu lama,” Situasi pandemi Covid-19 lalu membuat mereka belajar agar mereka mampu menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 15 Jakarta ditengah pademi covid-19 pola belajar secara daring (Google Classroom dan e-learning). Hal itulah yang dipandang positif “Selain melatih guru-guru, mereka juga menjalankan pembelajaran langsung dengan siswa melalui dunia maya.

Tentu saja mereka sangat berbeda jiwa zamanya, ada yang terlihat mahir karena selama ini mereka sudah melakukannya da nada pula yang merasa kesulitan karena berkaitan dengan teknologi. “Kami memegang prinsip bahwa teknologi tidak akan pernah menggantikan guru tetapi guru-guru yang tidak paham teknologi suatu ketika akan digantikan oleh guru-guru yang paham dan menguasai teknologi,” harapanya.red/doc-humas/man.