Humas (MAN15)— Baju koko itu baju muslim Betawi bukan baju Tionghoa. Kata koko pada baju koko itu berasal dari kata kokoh, maksudnya kuat iman atau baju kokoh iman.20/1

Jika kata koko dari baju koko itu adalah baju engkoh, ini salah total. Kata engkoh itu ko-nya bukan dua tapi satu, sedangkan baju koko, ko-nya 2x. Atau istilah lainnya bahwa baju koko yang jadi adat Betawi itu adalah baju taqwa, dan hanya orang lslam Betawi yang pakai. Non-Muslim walau mengaku Betawi, tidak mungkin memakai itu kecuali ada tujuan-tujuan misi tertentu.

Orang Cina di lndonesia tidak ada yang pakai baju koko kecuali Cina muslim, Sunda atau Jawa yang pernah ke Jakarta, karena tampak indah dan terpengaruh dengan muslim Betawi yang suka pakai baju koko itu. Sekali lagi baju koko itu baju muslim Betawi, bukan baju Tionghoa.

Jika Tionghoa pakai baju koko itu karena menyontek atau meniru dengan baju adat Betawi itu, kadang ditambah-tambah dengan tulisan Cina atau ular naga, dan aksesoris Cina lainnya. Jika ada ungkapan “baju koko; pakaian Tionghoa yang diadopsi Muslim di lndonesia”, ini salah, yang benar lihat judul di atas. Ditulis oleh; Ali Al-Fatawiy / edit/humas-asb