Jakarta, (Humas MAN 15 JKT) — Program-program dalam jangka pendek, sebagai wujud kepedulian dalam dunia pendidikan sekolah. Perpustaakan memiliki andil yang menunjang tentunya. Gagasan yang akan di realisasikan ke depan yaitu akan mengadakan program bedah buku. Ucap pengelola perpustakaan, MAN 15 Jakarta. Drs. Dimin. 10/12

Secara sederhana bedah buku didefinisikan sebagai sebuah kegiatan mengungkapkan kembali isi suatu buku yang ditulis oleh penulis secara ringkas, dan dengan memberikan saran terkait dengan kekurangan dan kelebihan buku tersebut.  Kelebihannya siswa bebas menuliskan opini yang bisa dituangakan kedalam tulisan-tulisan.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung. Bangsa yang maju adalah bangsa yang rakyatnya menerapkan budaya baca tulis.

Budaya baca tulis dapat dirangsang dengan aneka kegiatan seperti pelatihan baca tulis, bedah buku, meresensi buku, menulis esai atau lomba penulisan lainnya. UU Nomor 43 Tahun 2007 Pasal 48 ayat 3 menjelaskan bahwa pembudayaan kegemaran membaca pada satuan pendidikan dilakukan dengan mengembangkan dan memanfaatkan perpustakaan sebagai proses pembelajaran.

Oleh karena itu, perpustakaan MAN 15 Jakarta mengadakan kegiatan bedah buku yang dilakukan oleh siswa siswi MAN 15 Jakarta dengan tujuan dapat menarik minat baca dengan memanfaatkan program BI Corner. Kegiatan ini dilaksanakan di area perpustakaan MAN 15 Jakarta dan diikuti oleh peserta yaitu Siswa/i MAN 15 Jakarta..etc.Firda/asb.iNesws..