Jakarta (Humas MAN 15) —Sesuai dengan ketentuan umum UU No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Sabtu 17/11

Guru Profesional dituntut untuk memiliki kemampuan dalam berbagai aspek. Tidak hanya memiliki kompetensi dalam pembelajaran, tetapi dalam hal penulisan karya ilmiah menjadi keharusan. Pola Pembinaan Profesionalisme Guru melalui Penulisan Karya Ilmiah harus ditingkatkan secara simultan dan berkesinambungan.

Bagi sebagian guru, karya ilmiah merupakan hal yang dianggap “pekerjaan yang sulit”. Akibatnya karya ilmiah menjadi hambatan dalam berbagai hal. Padahal kemampuan menulis karya ilmiah menjadi keharusan bagi seorang guru profesional. Baik dalam peningkatan karier maupun peningkatan pengetahuan dan intelektualitas yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam proses pembelajarannya.

Kemampuan penulisan karya ilmiah yang dimiliki oleh seorang guru tidak datang dengan sendirinya, melainkan dengan pelatihan dan kerja keras untuk menguasainya. Bukan hal tidak mungkin seorang guru dapat menulis karya ilmiah, baik penelitian tindakan kelas maupun penelitian lainnya yang berbasis pada keilmuan guru tersebut. Sehingga pada kesempatan Pelatihan PTK di sekolah MAN 15 Jakarta ini, harus di ikuti dengan serius, terlebih bagi para Guru yang sudah lama Stagnant pada Gol. 4A

Penguasaan penulisan karya ilmiah yang terlatih akan mempengaruhi kualitas pendidik tersebut maupun lembaga yang dikelolanya atau lembaga di mana guru tersebut mengabdikan dirinya. Harapanya semoga dengan kerja keras, kerja tuntas dan kerja iklasnya para Guru dan Tenaga Kependidikan di lingkungan MAN 15 Jakarta ini mampu meningkatkan kualitas SDM dan pada diri Guru.

Tuntutan menjadi Guru profesional memanglah berat tantangannya, terlebih bagi usia yang tidak muda lagi untuk menulis itu sepertinya menjadi kendala utama. Akan tetapi apapun yang menjadi kendala itu tidak dibenarkan dijadikan alasan untuk menyerah dalam ketidakmauan menulis sebuah karya ilmiah, terlebih tuntutan untuk kepangkatan naik Golongan.

Pelatihan ini memanglah cukup singkat karena hanya dua hari, akan tetapi dengan waktu yang singkat ini mampu menggali potensi pada diri Guru. Kegiatan pelatihan ini harus mengidentifikasi permasalahan yang dijadikan model penelitian dalam pembelajaran.  Pada bagian proposal penelitian karya tulis terdiri dari tiga bab Penelitian. Sebelum melakukan penyusununan penulisan karya tulis ilmiah, terlebih dahulu menentukan judul penelitian. Judul Penelitian haruslah menarik supaya dalam proses peneltian nantinya akan cepat terselesaikan..etc.iNews/man15-asb/humas